Fakta Menghanyutkan Tentang Tsunami Yang Mesti Kamu Ketahui

Fakta Menghanyutkan Tentang Tsunami Yang Mesti Kamu Ketahui – Salam buat sahabat Faktamitos.com, mungkin beberapa waktu ini saya tidak menerbitkan artikel saya dikarenakan ada beberapa halangan.Nah,pada kesempatan kali ini Faktamitos.com kembali lagi dengan berita seputar hal-hal menakjubkan di Dunia.
Mungkin Tsunami tidak asing lagi terdengar di telinga kita,yang dimana beberapa tahun lalu telah terjadi Tsunami yang begitu dahsyat di Negara kita ini tepatnya di daerah Aceh yang dimana menimbulkan kerusakan yang sangat parah.

Untuk itulah Faktamitos.com mengajak dan memberitahukan beberapa Fakta Menghanyutkan Tentang Tsunami Yang Mesti Kamu Ketahui.Tapi sebelum melangkah lebih jauh,ada baiknya kita pahami dulu pengertian dari Tsunami.Istilah tsunami berasal dari bahasa Jepang. Tsu berarti “pelabuhan”, dan nami berarti “gelombang”, sehingga tsunami dapat diartikan sebagai “gelombang pelabuhan”.

Istilah ini pertama kali muncul di kalangan nelayan Jepang. Karena panjang gelombang tsunami sangat besar, pada saat berada di tengah laut, para nelayan tidak merasakan adanya gelombang ini. Namun setibanya kembali ke pelabuhan, mereka mendapati wilayah di sekitar pelabuhan tersebut rusak parah. Karena itulah mereka menyimpulkan bahwa gelombang tsunami hanya timbul di wilayah sekitar pelabuhan, dan tidak di tengah lautan yang dalam.

http://www.faktamitos.com/wp-content/uploads/2018/08/1.png

Tsunami adalah gelombang air yang sangat besar yang dibangkitkan oleh macam-macam gangguan di dasar samudra. Gangguan ini dapat berupa gempa bumi, pergeseran lempeng, atau gunung meletus. Tsunami tidak kelihatan saat masih berada jauh di tengah lautan, namun begitu mencapai wilayah dangkal, gelombangnya yang bergerak cepat ini akan semakin membesar.

Fakta Menghanyutkan Tentang Tsunami Yang Mesti Kamu Ketahui

  • Tsunami biasanya disebabkan oleh gempa tetapi bisa juga disebabkan oleh letusan gunung berapi, tanah longsor, perubahan tekanan atmosfir yang cepat, dan meteorit.
  • Sebagian besar tsunami disebabkan oleh gempa bawah laut. Sejarawan Yunani Thucydides (460-395 SM) dalam Sejarah Perang Peloponnesia adalah orang yang pertama kali mengaitkan tsunami dengan gempa bawah laut.
  • Di bagian terdalam samudera, biasanya gelombang tsunami hanya setinggi 1 atau 3 kaki. Para pelaut bahkan tidak menyadari bahwa gelombang tsunami lewat di bawahnya.
  • Salah satu tsunami sekaligus gempa terbesar sepanjang sejarah terjadi lebih dari 100 mil di lepas pantai Chile pada 22 Mei 1960. Hanya 15 menit setelah gempa 9,5 SR tersebut, gelombang setinggi 80 kaki melanda pantai. 15 jam kemudian, gelombang tsunami melanda Hawaii, dan akhirnya 22 jam kemudian, tsunami melanda Jepang setelah 10.000 mil dari tempat gempa terjadi.
  • Sekitar 80% dari semua tsunami di dunia terjadi di Samudra Pasifik.
  • Tsunami itu bukanlah hanya satu gelombang besar, tetapi adalah rentetan banyak gelombang. Gelombang yang pertama juga belum tentu gelombang yang mematikan.
  • Sampai saat ini belum ada tsunami yang diakibatkan oleh jatuhnya meteorit.
  • Gelombang tsunami dapat melaju dengan kecepatan 600 mil (970 km) per jam, hampir sama dengan kecepatan pesawat jet.
  • Tsunami di Samudra Hindia tahun 2004 telah menewaskan lebih dari 216.000 orang. Korban tidak hanya melibatkan masyarakat lokal tetapi juga menewaskan sekitar 9.000 wisatawan yang berkunjung ke pantai Asia Tenggara.
  • Tsunami tertinggi sepanjang sejarah yang disebut mega-tsunami terjadi di Teluk Lituya, Alaska, pada tahun 1958 dengan ketinggian 534 meter.
  • Jika terbawa oleh gelombang tsunami, lebih baik tidak berenang, melainkan meraih benda mengambang dan membiarkan arus mengangkut anda.
  • Gempa bumi di Indonesia dengan skala richter 9.0 yang terjadi di Aceh pada tahun 2004 melepaskan lebih banyak energi daripada semua gempa di planet ini. Segmen dasar laut negara bagian California bergerak ke atas dan ke arah laut lebih dari 30 kaki, menggantikan sejumlah besar air.
  • Tsunami yang paling merugikan banyak harta terjadi di Amerika Serikat dan Kanada bagian barat pada tanggal 28 Maret 1964. Kerusakan mencapai 106 juta dollar (1.411.602.000.000 Rupiah).
  • Negara yang memiliki resiko terbesar untuk tsunami adalah Hawaii. Hawaii mengalami sekitar satu tsunami setiap tahunnya dan tsunami yang merusak setiap tujuh tahun.
  • Tsunami bisa meracuni permukaan air tawar dan sistem air tanah serta tanah dengan meninggalkan sejumlah besar garam dibelakangnya. Akibatnya, banyak orang yang meninggal pasca tsunami.
  • Banyak hewan yang bisa mendeteksi terjadinya tsunami, seperti gajah yang sebelum terjadinya tsunami, mereka berlari ke atas bukit untuk menyelamatkan diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *